Kamis, 16 Mei 2013

Lencois Maranhenses; Surga di Timur Laut Brazil



Maranhao - Padang pasir biasanya identik dengan pasir coklat dan iklim kering kerontang. Tapi Brazil punya padang pasir yang ajaib. Pasirnya putih dan di sana-sini terdapat laguna dengan air berwarna biru jernih. Penasaran?

Taman Nasional Lencois Maranhenses berlokasi di timur laut Brazil. Taman ini menjadi salah satu destinasi yang mengagumkan di dunia.

Diintip dari Amusing Planet, Rabu (24/4/2013), daerah seluas 1.000 km2 ini, memiliki pasir putih yang halus. Selain pasir putih, gurun ini juga terlihat sejuk dengan panorama oasis berwarna toska.


Gurun pasir putih ini, sudah terbentuk sejak ribuan tahun silam. Konon, pasir putih gurun ini berasal dari dasar sungai yang mengendap di muara sungai. Kemudian, pasir tersebut kembali ke daratan karena terbawa arus laut dan hembusan angin.

Saat awal tahun intensitas hujan turun secara teratur. Oleh karena itu, air hujan yang menyiram gurun pasir ini mengumpul hingga membentuk lembah-lembah berupa laguna.

Laguna-laguna tersebut bisa traveler lihat di balik bukit pasir. Sejuknya oasis yang menghampar di gurun pasir putih ini semakin cantik dengan airnya yang berwarna biru dan hijau.

Ajaibnya, meski mengering pada musim kemarau, laguna ini juga dihuni oleh ikan-ikan. Sementara itu, mangrove, pohon palem, dan Sungai Preguicas menambah keindahan panorama di Taman Nasional Lencois Maranhenses.


Ya, secara keseluruhan gurun ini memiliki bukit pasir yang sepanjang 49,6 km. Ditambah dengan garis pantai yang menghampar di sepanjang 43,2 km.

Di antara banyaknya laguna, ada beberapa laguna besar yang sering dikunjungi traveler. Ada Lagoa Bonita dan Lagoa Azul yang berada di dekat Kota Barreirinhas. Lagoa Tropical yang berada lebih dekat di Desa Atins.

Salah satu laguna terbesar dan terindah di taman ini adalah Lagoa da Gaivota atau dikenal dengan Seagull Lagoon. Letaknya dekat dengan Desa Santo Amaro do Maranhao, sekitar 96 km dari Barreirinhas.


Karena ini daerah yang dilindungi, tidak boleh ada kendaraan lain yang melintas kecuali mobil 4WD milik pengelola. Jadi, kendaraan tersebut akan mengantar traveler masuk menjelajah lautan pasir putih yang indah ini.

Waktu terbaik berlibur ke destinasi ini antara bulan Mei sampai September. Saat itu, cuaca cerah dan air di laguna masih terisi penuh.


detikTravel 

[ASSIGNMENT 3] Direct - Indirect Speech


DIRECT – INDIRECT SPEECH

Direct Speech (Kalimat Langsung) ialah kata-kata kalimat yang diucapkan langsung oleh si pembicara.

Indirect Speech (Kalimat Tak Langsung) ialah kalimat yang diucapkan untuk melaporkan kata-katansi pembicara kepada orang lain. Jadi, Indirect Speech (Reported Speech) digunakan bila kita ingin melaporkan kata-kata seseorang kepada orang lain secara tak langsung.

Direct & Indirect Speech terdiri dari 3 jenis yaitu :

I.          Statement (pernyataan)
II.        Command (perintah)
III.       Question (pertanyaan)


I.         STATEMENT (Pernyataan)

Dalam Indirect Statement kita menggunakan kata that (bahwa) sebagai penghubung antara kalimat pengantar (introduce phrase) dan kata-kata yang dilaporkan (reported words).

Kalimat-kalimat pengantar dalam indirect statement ialah :

He said
He said to me                    that + reported words
He told me

e.g        
-           Mary told her friends “I have been to Bali twice.”
-           Mary told her friends that she had been to Bali twice.

         Father said “I am going out of town tomorrow”
-           Father said that he was going out of town the following day.

-           Mary told John “my father warned me last night”
-           Mary told John that her father had arned her the night before.

Apabila kalimat pengantarnya dalam bentuk Simple Present Tense, maka kalimat yang dilaporkan tidak mengalami perubahan.

e.g      
-           John says “I will go to Bandung tomorrow”
-           John says that he will go to Bandung tomorrow

-           Mary says “I have seen that film”
-           Mary says that she has seen that film.


II.      COMMAND (Perintah)

Command dibagi dalam 2 (dua) bagian yaitu :

1.      Positive Command

Dalam perintah positif kita tambahkan to di depan kalimat perintahnya, sebagai penghubung antara kalimat pengantar dan perintah yang dilaporkan. Kalimat-kalimat pengantar dalam jenis ini ialah :

to + infinitive
He asked me
He told me

e.g      
-           He asked me “Open your book”
-           He asked me to open my book.

         Mary told me “Stop talking to Jane”
         Mary told me to stop talking to Jane.


2.      Negative Command

Dalam  perintah negatif kita tambahkan not  to di depan perintah yang dilaporkan.

e.g        
-           Mary told John “Don’t wait for me”
-           Mary told John not to wait for her.

         I told him “Don’t mention it to anyone”
         I told him not to mention it to anyone.


III.   QUESTION (Pertanyaan)

Bila pertanyaan langsung (direct question) menggunakan kata-kata tanya seperti ; Where, When, Why, What, Who, How, dll, maka kata-kata tersebut digunakan sebagai penghubung dalam reported Speech. Pertanyaan yang dilaporkan berubaha menjadi bentuk positif. Kalimat pengantarnya ialah :

Positive Form
He asked me  where
When etc.

e.g      
-           The man asked me : “Where do you live ?”
-           The man asked me where I lived.

         John asked Mary : “Why do you get angry with me ?”
         John asked Mary why she got angry with him.

Bila pertanyaan langsung tidak menggunakan kata-kata tanya, dan hanya merupakan pertanyaan dalam bentuk “Yes & No Question”, maka kita menggunakan kata-kata if, whether (jika, apakah) sebagai penghubung antara kalimat pengantar dan pertanyaan yang dilaporkan.

e.g      
-           The boy asked John : “Does Mary live near  here?”
-           The boy asked John if Mary lived near there.

         The teacher asked her : “Have you finish your homework ?”
         The teacher asked her if he had finished her homework.


Note :    Baik if maupun whether dapat digunakan bergantian.